Contoh Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi 2015

Untuk kesempatan kali ini, pajakitumudah.com akan mencoba melakukan pengisian spt tahunan orang pribadi usahawan, untuk kali ini pengisian SPT 1770 untuk wajib pajak yang wajib kena aturan PP 46 tahun 2013 yaitu pajak penghasilannya dihitung 1% dari omzet.

contoh kasus :
Tuan Fulan mempunyai usaha dagang sepatu, karena omzet tahun 2013 masih dibawah 4.8 milyar, maka selama tahun 2014 tuan fulan memenuhi kewajiban pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 PPh final atas jumlah penghasilan bruto tertentu (PP 46 tahun 2013), berikut daftar omzet selama setahun.

 

Bulan Jumlah Omzet
Januari 2014 :                                17.800.000
Februari 2014 :                                13.900.000
Maret 2014 :                                14.100.000
April 2014 :                                16.000.000
Mei 2014 :                                18.000.000
Juni 2014 :                                20.000.000
Juli 2014 :                                20.000.000
Agustus 2014 :                                17.000.000
September 2014 :                                14.500.000
Oktober 2014 :                                13.500.000
November 2014 :                                14.500.000
Desember 2014 :                                16.000.000

dengan data harta sebagai berikut :

JENIS HARTA THN PEROLEHAN HARGA PEROLEHAN
SEPEDA MOTOR 2010 15.000.000
SEPEDA MOTOR 2012 16.000.000
RUMAH 2010 226.560.000

Cara pengisian spt tahunan orang pribadi usahawan

Mari kita bantu tuan fulan untuk mengisi spt tahunan 1770 nya , caranya sebagai berikut,
Pertama donwload file excel yang berisi spt tahunan 1770 , dalam file ini sudah sy modifikasi biar lebih mudah mengisinya, buka sheet isian, isikan TAHUN PAJAK, NPWP, NAMA, USAHA, KLU, TGL PEMBUATAN, ALAMAT nanti otomatis semua sheet / data induk dan lampiran sudah terisi data data dari sheet isian ini.

pengisian-spt-tahunan-op-sheet isian
kedua kita isi lampiran di sheet Daftar Pembayaran PP 46-2013, di sheet tersebut kita isikan omzet dan pph pasal 4 ayat 2 sebesar 1 % yang sudah kita bayar tiap bulan.

pengisian-spt-tahunan-op-daftarpembayaranomzet

ketiga setelah ketemu total omzet dan besarnya pph final 4 ayat 2 tersebut , nilainya kita pindahkan ke lampiran III bagian A no 16″PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL ”  seperti nampak dalam gambar dibawah ini.pengisian-spt-tahunan-op-lamp3
keempat buka lamp 4 dan isikan harta di situ, jangan lupa mulai tahun pajak 2014 ini ada pengisian kode untuk jenis jenis harta, anda bisa melihat kode kode tersebut pada petunjuk pengisian spt atau anda bisa lihat kode dibawah ini

KODE HARTA URAIAN SINGKAT
011 Uang tunai Uang tunai
012 Tabungan Tabungan
013 Giro Giro
014 Deposito Deposito
019 Kas lainnya Kas lain
021 Piutang Piutang
022 Piutang kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa Piutang istimewa
029 Piutang lainnya Piutang lain
031 Saham yang dibeli untuk dijual kembali Saham dagang
032 Saham Saham
033 Obligasi perusahaan Obligasi perusahaan
034 Obligasi pemerintah Indonesia Obligasi pemerintah
035 Surat utang lainnya Surat utang lain
036 Reksadana Reksadana
037 Instrumen derivatif (right, warran, kontrak berjangka, opsi, dll) Derivatif
038 Penyertaan modal dalam perusahaan lain yang tidak atas saham (CV dsb.) Investasi nonsaham
039 Investasi lainnya Investasi lain
041 Sepeda Sepeda
042 Sepeda motor Sepeda Motor
043 Mobil Mobil
049 Alat transportasi lainnya Kendaraan lain
051 Logam mulia (emas, platina, dsb.) Logam mulia
052 Batu mulia (intan, berlian, dsb.) Batu mulia
053 Barang-barang seni dan antik Barang Seni/ Antik
054 Kapal pesiar, pesawat terbang, peralatan olah raga khusus Kapal/Pesawat
055 Peralatan elektronik, furnitur Elektronik/Furnitur
059 Harta bergerak lainnya Harta gerak lain
061 Tanah/bangunan untuk tempat tinggal Tanah/bangunan tempat tinggal
062 Tanah/bangunan untuk tempat usaha Tanah/bangunan tempat usaha
063 Tanah/ lahan untuk usaha Tanah/lahan usaha
069 Harta tidak bergerak lainnya harta tak gerak lain

pengisian-spt-tahunan-op-harta
Untuk 1770 induk sepanjang tidak ada penghasilan lain maka isinya nihil, seperti gambar dibawah ini.

pengisian-spt-tahunan-op-indukbagaimana kawan, cukup mudah bukan, jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan di komentar dibawah ini.

Referensi  :

1. file excel spt tahunan op sebagaimana contoh di atas download disini

2. petunjuk pengisian spt tahunan download disini

 

Tags: ,

Related to Contoh Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi 2015

244 comments on “Contoh Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi 2015

  1. mw tanya klo WP OP , melakukan kegiatan usaha penjualan aksesoris Handphone,pulsa,dll.. dan melakukan perhitungan secara norma, omset dibawah 4,8 milyar, apakah utk pelaporan tahun 2015 utk hitungan pajak 2014, dikenakan pph final 1 %, karena selama tahun 2014 tidak ada melakukan pembayaran pajak sama sekali?, bskah seperti tahun2 sebelumnya dibayar sekaligus pajaknya ?. mohon di bantu….

    • Penghitungan secara norma itu digunakan jika wp omzetnya diatas 4.8 M pada tahun sebelumnya, jika tahun sebelumnya omzet dibawah 4,8 M , maka pada tahun depannya wajib menggunakan pph final 1%. baru jika omzet diatas 4,8 m baru bisa menggunakan norma ( norma dipakai untuk mengetahui penghasilan nett untuk menghitung pajak dgn tarif pasal 17).

      untk mbak sarah , kalo blm membayar pajak yang kemarin2, silahakn bayar pajak dengan ssp per bulan dengan menghitung 1% x omzet, 1 ssp tiap bulan.
      salam :)

      • kalau dibayar per bulan kode MAP nya apa?terus apa perlu lapor spt 4 ayat 2 masanya?atau hanya dibayar saja terus sspnya dilampirkan pada saat penyampaian spt tahunan?
        makasih bang 😀

        • 411128 / 420
          tidak perlu lapor spt masa, hanya dibayar saja.
          di tahunan ssp tidak pelu dilampirkan, disimpan saja.
          salam :)

  2. Bang Je infonya sangat bermanfaat sekali, khususnya bagi kita yg kurang info soal PPH Final.

    Saya ada pertanyaan sedikit bang Je:
    1. Untuk pengisian SSP bagi wp pph final maka menggunakan kode akun pajak : 411128 dan kode jenis setoran 420, benarkah demikian?
    2. Jika seandainya kita belum menyetor sama sekali SSP thn 2014, bolehkah kita membayar sekaligus setahun dalam 1 lembar SSP?
    3. Bukti SSP bagi wp PPH Final apakah harus disertakan dalam laporan SPT?

    Terima kasih sebelumnya.

  3. Mas, saya karyawan bumn dan juga mempunyai usaha yang bergerak dibidang jasa angkutan dan pengadaan. Adapun pun bekerja diperusahan lain.
    Npwp yang saya lampirkan dipekerjaan jasa angkutan itu adalah Npwp di pekerjaan sebagai karyawan. Setiap pekerjaan saya diluar itu saya selalu kena potong 2%. Dan bukti potong ada. Bagaimana cara mengisi spt pajak saya? Dan apakah saya akan membayar pajak tambahan dari semua pekerjaan itu?Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    • @3do
      laporan SPT tahunan menggunakan form 1770 mas, walopun pendaftaran awal sbg npwp karyawan ( diihat dari KLU) tetap bisa digunakan untuk kegiatan diluar karyawan, misal kegiatan pekerjaan yang mas lakukan.

      untuk mengisi pajaknya harus diketahui dulu apa jenis usahanya ? termasuk kriteria kena PPh final pasal 4 ayat 2 tidak ?
      kalo sudah dipotong pajak itu sepanjang bersifat tidak finalbisa dikreditkan di spt tahunan sbg pengurang pajak terutang

      salam hangat :)

      • Mas, saya baca bukti potong pajaknya pph 23 sebesar 2% dipotong total tagihan sekitar 800 jt selama 2014 . Gimana Mas? Makin bingung neh. Ada yang bilang saya harus bayar lagi sebesar 60 jt lg. Apa iya Mas Je.

        • sy malah ikut bingung dengan pertanyaan mas edo ? :)
          pph pasal 23 itu kan kredit pajak , bisa mengurangi pajak di akhir tahun.
          munkgin pertanyaan bisa diperjelas lagi
          salam :)

  4. Siang bang je…..sy minta pencerahannya, untuk setoran pajak bulanan yg januari-pebruari 2014 msh menggunakan kode akun pajak 411125, sedangkan yg lainnya sdh menggunakan 411128, lalu apakah yg jan-peb harus dilakukan pemindahbukuan dan untuk pengisian ke 1770 seperti apa ? Terima kasih

    • @yuki
      betul harus dlakukan pemindahbukuan.
      pengisian spt tahunan seperti contoh tuan fulan di dalam artikel ini
      salam :)

      • Dear BangJe, Kasus saya sama dengan Yuki. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana proses pemindahbukuan dari kode pajak 411125 ke 411128? Mengingat waktu pelaporan SPT Tahunan tinggal sebentar lagi, apakah boleh kita laporkan tanpa melakukan pemindahbukuan (tapi dengan melampirkan SPP lembar ketiga).
        Thanks

  5. Bang, terima kasih ulasannya saya download contoh SPT Fulan untuk WP OP PP 46 Final, yag bernama Fulan. Cukup jelas. yang menjadi pertanyaan saya adalah, pada petunjuk pengisian yang terdapat pada lamp per-19-pj 2014 ada Form “Daftar jumlah peredaran bruto.. dst”, pada contoh Fulan terisi Rp.195.300.000, dengan NPWP sdr Fula sendiri, namun pada contoh lampiran per-19-pj 2014, contohnya adalah Adi Putra Tarigan, terdapat 2 no, NPWP yaitu No. 07.555.666-2.001.000 beralamat di Parkit Jakarta Timur serta NPWP No. 07.555.666-2.201.001 beralamat di Medan. Mohon penjelasan maksud dari 2 No, NPWP berbeda ini :
    -Apakah Sdr Adi Putra punya 2 NPWP ? atau
    -Usaha yang di Medan punya NPWP Sendiri ?

    Contoh ini membuat saya bingung karena No,NPWP saya terdaftar di KPP tempat tinggal, sementara tempat Usaha (kios) saya berada di Wilayah KPP berbeda. Saya hanya memiliki 1 no NPWP.

    Terima Kasih

    • @bang Devend
      Yang wajib menyampaikan laporan spt tahunan hanya wajib pajak pusat ( ditandai dengan 3 digit terakhir no npwp = 000 ) , sedangkan jika ada usaha ditempat lain dinamakan cabang, 001, 002,003 dst.
      untuk pelaporan spt tahunan maka total dari semua pusat plus cabangnya
      salam :)

  6. Malam Bang
    Thanks atas info nya. Ini ada yang saya mau tanyain. Saya berdagang baju dari rumah dengan omzet kurang dari 4,8 M. Jadi setiap bulan saya ada bayar 1 % dari Omzet. Yang mau saya tanyain , saya ada main saham di Bursa Efek Jakarta. Terkadang Untung, Terkadang rugi. Tapi secara total sampai akhir tahun 2014 masih untung. Berati saya akan isi ke 1770 – III no 3 ya ? PPH terhutangnya gimana isinya ? Terus di 1770 induk gimana hitungnya. Boleh nga kasih contoh kasusnya, maklum saya awam sekali terhadap pajak. Thank you ya atas bantuannya

    • @ali
      merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 1997 jo Keputusan Menteri Keuangan No. 282/KMK.04/1997 jo SE – 06/PJ.04/1997 , kalo pajak atas penjualan saham di bursa efek sudah dikenakan pajak bersifat final, artinya atas penghasilan tersebut sudah selesai penghitungn pajaknya, maka untuk mengisi di spt tahunan sudah benar di 1770 – III no 3, dan tidak berefek ke induk.hanya cukup di tuliskan di 1770 – III no 3 tsb sahaja.

      salam syuper :)

  7. permisi bang je ada beberapa bagian yang membingungkan saya :
    1. kalo kita pakai norma ato pph 25 , jelas sekali laba usaha saya setelah pajak sebesar X yang berhubungan dengan kenaikan harta/tabungan saya sebesar X.
    sedangkan kalo pakai PPH 46 itu kan hanya omzet x 1% nah untuk perhitungan laba dan kenaikan harga/tabungannya bagaimana perhitunganna ? ( karena tidak diwajibkan melampirkan laporan keuangan ) apakah ada norma jenis usaha A , apabila menggunakan PPH 46 sudah dipukul rata keuntunang sebesar Y % dari omzet ?

    2. dalam penyampaian SPT apakah harus melampirkan beban hidup dan rinciannya apabila menggunakan PPH final no 46 ?

    3. apakah kenaikan harta di PPH 46 = laba dikurangin beban hidup ? kalo di PPH25 kan laba bersih adalah laba kotor dikurangin beban hidup baru dipotong pajak

    mohon pencerahannya bang je thanks

  8. Sore Bang, sejak saya sakit dan tidak bekerja, tetapi saya punya NPWP, apakah saya tetap harus lapor pajak, blangko yg saya pakai 1770 dengan disertai surat keterangan tidak bekerja atau gimana, saya ada rencana untuk me non aktifkan npwp. Blangko ditulis nihil semua atau gimana ? thanks

  9. Pak, mohon pencerahannya, ada WP telah melakukan kewajiban sesuai PP 46 yaitu 1%, tp di samping itu dia memiliki penghasilan tambahan dr komisi penjualan rumah sebesar 5 juta dan dipotong PPh 21 sebesar 23.750, mendapatkan bukti potong 1721VI, bagaimana cara pencantuman penghasilan dr komisi ini di SPT pribadi WP? Dan juga potongan pajaknya? Terima kasih sebelumnya.

  10. Salam Hormat bang-Je.. mau nanya nih.. kalo pelaporan SPT Tahunan yang menggunakan pembukuan apakah tetap wajib melampirkan Laporan Laba Rugi, Neraca dan daftar penyusutan aktiva..

  11. numpang tanya
    di spt 2013 saya menlis harta rumah saya adalah warisan dan harga perolehan saya kosongi apakah ini benar? kalau thn ini sy isi apakah tidak masalah? krn tiba2 aset saya akan bertambah banyak.
    lalu untuk pembelian mobil yang belum lunas perlakuannya bagaimana ya… brp hrg perolehannya , apakah harus dimasukkan ke dalam dftr utang?
    makasih sebelumnya

    • 1.benar
      2.tidak masalah, krn warisan bukan objek pajak penghasilan.
      3.untuk pembelian mobil dimasukan sebagai harta sesuai harga perolehan krn hak sudah dimiliki oleh ibu elysa, nanti kita masukkan juga di daftar hutang, hutang yang ditulis adalah sisa hutang per 31 des 2014

      salam ibu :)

  12. selamat malam mau bertanya mhon dtgu jawabanya,untuk formulisr spt 1770 ada tulisan pengasilan tidak kena paja 30,375.000 itu di dapat dari mana? dan apabila ada bbrp faktur pembayaran yang belum dibayarkan misl bulan agustus 2014 dan februari maka bagaimana?sedangkan ssp bulan desember sudah dibayar,terimakash.

    • Bisa kita singkat dengan istilah K/2 = Kawin dan mempunyai tanggungan 2
      WP = 24.300.000
      Telah menikah = 2.025.000
      2 orang anak = 2 x 2.025.000 = 4.050.000
      TOTAL PTKP = 30.375.000,.

      faktur pembayaran yang belum dibayarkan misl bulan agustus 2014 dan februari ? maksudnya gimana ya mas adi?
      salam

  13. Bang, mo tanya..
    Kl sy pekerja yg dipotong dan dibayarkan pph nya oleh perusahaan A, sementara istri saya juga bekerja, dipotong dan dibayarkan oleh perusahaan B. Kami berdua memiliki npwp berbeda.
    Pertanyaan saya :
    1. Dalam pelaporan, apakah masing2 membuat laporan sendiri2?
    2. Jika hanya suami yang melaporkan, apakah gabungan penghasilan langsung dituangkan dalam 1771 S?
    Terimakasih

    • 1. harus membuat laporan sendiri sendiri, tetapi saya katakan istri yg mempunyai npwp sendiri ini bisa menjadikan terjadinya kurang bayar, karena Di Pasal 8 ayat (3) UU PPh baru yang mulai berlaku 1 Januari 2009, diatur bahwa apabila isteri yang tidak pisah harta memilih punya NPWP sendiri, penghitungan pajaknya dilakukan berdasarkan penjumlahan penghasilan neto suami-isteri dan masing-masing memikul beban pajak sebanding dengan besarnya penghasilan neto..
      selengkapnya silahkan merujuk ke artikel ini : http://www.pajakpribadi.com/artikel/wanita_kawin.html

      2. krn istri masih mpy npwp sendiri , istri juga wajib lapor, sy sarankan npwp istri dicabut saja kemduain nebeng ke suami dengan kode 001.tahun depan pasti tidak akan kurang bayar dan yang laporan cukup suami saja.

      salam :)

  14. Maaf mau nanya nih, saya PNS udah e-filling n udah selesai lapor spt tahunan saya scr online, nah saya juga punya penghasilan lain (sampingan) sbg agen asuransi, nah yg asuransi udah keluar form 1721-VI, padahal saya udah terlanjur online yg pns, trus yg kerja sampingan itu laporanya gmn ya, katanya kalau harus masuk e-filling dan UBAH, tidak ada form 1721 di online, gmn penyelesaianya, terimakasih…..,

    • @bang edy
      silahkan melakukan pembetulan dengan menggunakan formulir 1770 , krn bang edy ada pekerjaan bebas yaitu sebagai agen asuransi.untuk pengisiannya di formulir 1770-I hal 2 bagian B no 4 masukkan penghasilan/fee anda sebagai agen asuransi ( tanpa di kurangi pajak), setelah itu di norma isikan angka % norma penghitungan ( mengacu pada se-100/pj/2009 tentang penggunaan norma penghitungan bagi petugas dinas luar asuransi maka dinas auransi masuk kategori pekerjaan bebas bidang profesi lainnya ( kep-536/pj/2009) dengan besar % sebesar :
      a. 50% untuk 10 (sepuluh) ibukota propinsi yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya,Denpasar, Manado, Makassar, dan Pontianak .
      b. 47,5% untuk ibukota propinsi lainnya;
      c. 45 % untuk kota lainnya.

      setelah itu ketemu penghasilan netto, kemudian pindahkan ke induk 1770 A.1 , kemudian masukkan pph yang telah dipotong di 1770-II , termasuk juga bukti potong sebagai pns.

      di 1770-I-hal 2 bagian c masukkan penghasilan sebagai pns kemudian pindahkan ke induk 1770 A.2 jumlahkan semua penghasilan tersebut dan kurangi dengan yg telah dipotong pphnya ..ketemu kurang bayar atau lebih bayar atau nihil.

      salam :)

  15. Mau tanya Mas, suami saya saat ini pekerjaannya hanya mengelola sebuah lembaga pendidikan dan sebelumnya sudah punya npwp pribadi yang diterbitkan dari kota asalnya dulu. Sementara sekarang pendidikan tersebut ada dikota lain. Saat ini lembaga pendidikan tersebut juga berada di bawah naungan sebuah yayasan yang diketuai oleh suami saya. Sewaktu pembuatan yayasan tersebut, sudah ada NPWP yayasannya. Pertanyaan saya, bagaimana proses untuk menghitung pajaknya? Pajak apa saja yang harus dibayarkan? Mohon infonya mas…terimakasih banyak

    • untuk suami ibu :
      suami ibu menjadi karyawan/pegawai dari yayasan tersebut maka mendapat bukti potong 1721 A2, atas dasar bukti potong itu, suami ibu bisa melaporkan spt tahunan 1770 S /1770 SS , kl 1770 S utk penghasilan bruto 60 juta atau lebih, kl 1770 SS pengh bruto dibawah 60 juta.

      untuk yayasan :
      yayasan ini apakah mempunyai kegiatan komersial ? atau yayasan nirlaba ?
      apapun nama dan bentuknya sepanjang mempunyai kegiatan komersial maka ada penghitungan pajaknya.
      kalo yayasan pendidiakn ini semata-mata mendapatakan sumbangan saja, maka tidak termasuk objek pajak dan tidak dikenakan pajak.

      salam :)

  16. Halo Pak,
    Saya mau bertanya dengan kasus saya sbb:
    * Terdaftar sebagai WP :19 Agustus 2014
    * Tertulis di surat yg datang bersamaan dengan Kartu NPWP bahwa PPH sendiri : Pasal 29 dan Pemotongan & Pemungutan PPH : Pasal 4 Ayat (2).
    * Saya seorang karyawan swasta yang punya NPWP berstatus Pegawai Swasta (waktu membuat NPWP, tidak menanyakan terlebih dahulu kepada perusahaan tentang pembayaran pajaknya karena saya terburu2 membuatnya untuk syarat KPR)
    * Perusahaan tempat saya bekerja tidak membayar pajak untuk saya sebagai karyawannya sehingga saya tidak punya bukti potong 1721-A1.
    * Ada KPR rumah di BTN (ada subsidi pemerintah), terdaftar bekerja di tempat saya sekarang.

    Karena semua permasalahan di atas dan berdasarkan surat dari Kantor Pajak tsb, mulai Sept 2014 saya sudah membayar PPH Pasal 4 (2) setiap bulannya sebesar 1% dari gaji yang saya nyatakan saat persyaratan KPR. Bulan ini mau lapor SPT Tahunan dan saya bingung, SPT Tahunan yang mana & bagaimana saya mengisinya agar tidak terjadi masalah ke depannya. Mohon bantuannya. Terimakasih.

    • dear win chai
      posisi win chai ini sebagai karyawan maka kewajiban pajak hanya setahun sekali yaitu lapor spt tahunan, seharusnya perusahaaan memotong pajak sdr setiap bulan dan memberikan 1721 A1 di akhir tahun. jika tidak diberikan maka sdr menghitung sendiri pajak terutangnya dengan cara
      1. cari total penghasilan bruto selama setahun
      2. kurangi dengan biaya jabatan (5 % x penghasilan bruto )
      3. kurangi lagi dengan PTKP (penghasilan tidak kena pajak ) bisa baca artikel tentang ptkp disini :http://pajakitumudah.com/2014/12/penghasilan-tidak-kena-pajak-tahun-pajak-2014.html
      4. kali tarif pasal 17 , mudahnya 5%
      itu pajak yg harus dibayar .namanya pph pasal 29

      untuk pasal 4 ayat 2 ini memakai kode MAP dan kode jeni ssetoran berapa ? seharusnya gak usah menyetor tiap bulan , itu khusus untuk wp pengusaha, kalo sudah terlanjur dibayar bisa melakukan pemindahbukuan dari pasal 4ayat 2 ke pasal 29

      salam :)

  17. Maturnuwun sanget mas, disaat waktu sdh mepet, bingung ndak tau caranya. artikel ini sangat membantu saya. semoga mendapatkan balasan yang lebih baik, dari apa yang telah anda lakukan.

    terima kasih banyak

  18. permisi ya pak, saya mau nanya untuk spt pph badan 1771, omzet di bwah 4,8m per tahun.
    saya sudah bayar pph 4(2) ukm tiap bulan, terus ini untuk pelaporan spt 1771, lap keuangan cv masih profit.
    pertanyaan : apakah atas profit tahunan tersebut, masih harus dihitung juga pphnya (dengan setoran pph tahunan pasal 29),
    ataukah atas profit tahunan tsb sudah diabaikan saja , dan hanya mengakui setoran pph ukm pasal 4(2).
    atau bagaimana? saya cukup bingung, mohon pencerahan. terimakasih.

  19. hallo bang Jays, mohon solusinya.
    dalam hal ini saya mau menanyakan cara pembayaran dan penyampaian sebagai wajib pajak.
    saya punya usaha kecil-kecilan nih, ditahun 2014 tiap bulan saya rata-rata dapet omzet sebesar 7,5jt’n dan setahun sekitar 90jt’n
    dan berhubung saya harus menyampaikan SPT ditahun 2015 ini, bagaimana yaa cara paling tepat ?
    karena saya masih bingung, dan kebetulan ditahun 2014 kemarin saya belum bayar pajak sama sekali atas omzet saya itu tadi.
    jadi gimana yaa langkah-langkah yang harus saya lakukan ?
    bagaimana cara perhitungan untuk bayar pajak atas omzet tersebut ?
    dan kemarin saya untuk sementara menyampaikan SPT Tahunan dengan “nihil” karena masih bingung.
    dan saya mau buat pembetulan sekaligus bayar pajaknya atas omzet saya ditahun 2014.

    mohon penjelasannya dan caranya yaa,
    terimakasih.

  20. Salam bang..mau nanya nih,..sy punya cv tp belum pernah melakukan transaksi (nihil).tp sy bingun cara pelaporan spt tahunannya..klau tiap bulannya sy selalu melaporkan tetapi disitu sy tulis nihil…apakah sm cara pelaporan spt tahunan dan bulanan…makasih sebelumnya

    • mengacu pada peraturan pp no 46 tahun 2013, untuk cv maka dilihat dulu jika baru beroperasi belum ada setahun memai tarif pasal 17 x penghasilan netto, jika sudah beroperasi lebih dari setahun jika omzet thn kemarin dibawah 4.8 milyar , maka pajkanya 1% dari omzet tiap bulan

      salam :)

  21. malam pak. saya ada usaha daging . sudah lapran spt tahunan 2014. mempunyai peredaran brutu kurang dr 4.8 M karena ketidak tahuan tentang pajak adanya pajak 1% dari peredaran brutu. maka saya tidak pernah mebayar selama tahun 2014. yang saya tanyakan apakah saya harus pembayar dan melaporkan peredaran brutu saya selama 2014 dan melakukan pembetulan spt tahunan saya.

    • iya bu, pajak penghasilan 1% tiap bulan dari omzet dibayar dulu , baru kemudian dilakukan pembetualn spt tahunannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>